Ngadu ke Sihar, Warga Hutagurgur: Terkadang Harga Nanas Sipahutar Tak Semanis Rasanya…

Sihar Sitorus memanen nanas bersama warga saat blusukan ke Desa Hutagurgur I, Kecamatan Sipahutar, Tapanuli Utara (Taput). (foto: bcl comm)

MEDANSATU.COM, Taput – Masyarakat Desa Hutagurgur I, Kecamatan Sipahutar, Tapanuli Utara (Taput), antusias menyambut blusukan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus.

Bukan hanya menyambut, setibanya di desa tersebut Sihar dijamu makan nanas terbaik di Sumut. Sambutan antusias masyarakat di Desa Hutagurgur I tersebut merupakan sambutan spontanitas warga yang mengetahui Sihar akan melintasi desa mereka menuju Kecamatan Sipahutar. Warga langsung berkumpul dan menyapa Sihar yang turun dari mobil.

Beberapa saat setelah menyapa, wargapun menggelar tikar di halaman rumah dan mempersilakan Cawagub nomor urut dua itu duduk bersama mereka. Setelah duduk warga pun membawa nanas untuk dihidangkan ke Sihar. Setelah dipersilakan, Sihar memakan dan kagum dengan rasa nanasnya.

“Di sini awalnya nanas Sipahutar itu Pak, jadi nanas ini yang terbaik. Manis, kadar airnya bagus dan masih sangat natural,” terang salah satu tokoh masyarakat, Robidik Simanjuntak (81) dalam keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Kamis (31/5/2018).

Robidik mengatakan bahwa nanas mereka selama ini menjadi penopang perekonomian mereka. Namun terkadang harga nanas itu tidak semanis rasanya. Karena itu, Sihar jika terpilih nantinya mendampingi H Djarot Saiful Hidayat harus ikut membesarkan pertanian nanas tersebut baik dari produksi maupun pasar.

Di sisi lain, mereka juga berharap agar pasangan yang akrab disapa Djoss tersebut membenahi akses menuju desa mereka. Karena desa mereka merupakan desa lintasan jalan provinsi, serta jalan provinsi tersebut merupakan akses perekonomian mereka. “Benahi jalan kami Pak, Bapak putra asli Sumut. Karena itu bapak akan lebih memihak pada warga Sumut,” katanya.

Warga lainnya, Berlin Simanjuntak (80) mengatakan bahwa mereka tidak pernah dikunjungi pemimpin provinsi. Selama ini hanya pemerintah kabupaten yang berjuang membesarkan mereka. Jika nantinya pemerintah provinsi juga terlibat dalam membenahi pertanian mereka maka akan lebih baik lagi.

Baca juga
Bertemu Jaringan Perlindungan Anak, Patricia Teringat saat Mendidik Anak Pinggiran...

“Kami mendapat akses baru untuk pasar, dan itu dibangun oleh Nikson Nababan yang saat ini menjadi bupati. Tetapi kami butuhkan dukungan lain agar nanas kami juga diolah lebih baik dan lebih mahal lagi,” katanya. (medansatu.com/rel/bcl comm)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...