Telusuri Pematang Sawah, Begini Doa Petani Lanjut Usia untuk Sihar…

Sihar Sitorus menjelaskan program unggulan DJOSS kepada Rosida Aritonang, petani di Batang Angkola, Tapsel. (foto: bcl comm)

MEDANSATU.COM, Tapsel – Mobil Toyota Innova yang ditumpangi Sihar Sitorus tiba-tiba berhenti di salah satu ruas jalan desa di Hurase, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, belum lama ini.

Dia berhenti dan turun dari mobil setelah menjelajahi beberapa desa di kawasan Batang Angkola. Setelah turun dia menelusuri pematang sawah dan melangkah menyapa dua pasangan lanjut usia yang sedang merawat padi di hamparan sawah.

Dua pasangan lanjut usia tersebut yakni Rosida Aritonang yang sudah menapaki usia 63 tahun beserta suaminya bernama Tinggi yang sudah berusia 65 tahun. Kedua orang tua lanjut usia tersebut mengaku masih terus berjuang untuk memenuhi kehidupan mereka.

Selain itu aktivitas di persawahan untuk membersihkan gulma dari padi yang sudah mulai tumbuh merupakan rutinitas yang harus mereka jalani, agar tubuh mereka tidak kaku menjalani usia tua. Mereka memilih terus bekerja selama tenaga masih ada. Sebab bagi mereka usia bukanlah penghambat beraktivitas melainkan lembaran waktu yang dapat dijadikan pelajaran agar terus berjuang.

“Saya punya anak delapan, mereka semua saya besarkan dan saya sekolahkan lewat bertani. Saya bersyukur kepada Tuhan karena diberikan kesempatan untuk membesarkan dan menyekolahkan anak. Perjuangan menyekolahkan mereka bukan hal yang mudah, tetapi tidak juga hal yang sukar. Karena Tuhan selalu memberikan jalan kepada kami,” terangnya sesaat setelah berbincang dengan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) nomor urut dua tersebut dalam keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Kamis (7/6/2018).

(foto: bcl comm)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...