Hasil Survei, Rakyat Ingin Duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019…

(foto: rmol.co)

MEDANSATU.COM, Jakarta – Ada desakan menguat dari rakyat untuk menduetkan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Perreira. Meski keinginan akar rumput sangat kuat, namun PDIP belum memikirkan desakan tersebut.

“Memang ada keinginan-keinginan masyarakat untuk menduetkan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi ya, tapi kita lihat,” kata Andreas di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat seperti dikutip dari merdeka.com, Kamis (4/1/2018).

Andreas mengungkapkan, sejauh ini komunikasi antara Jokowi dan Prabowo terjalin dengan baik. Selain itu, alasan PDIP belum mendeklarasikan mengusung kembali Jokowi sebagai capres karena harus melalui pencalonan kader melalui mekanisme partai.

Ditambah, AD/ART partai juga telah mengamanatkan kader agar fokus mengawal pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla hingga selesai masa jabatannya. “Itu perintah AD/ART. Jadi itu enggak perlu teriak-teriak lagi,” tandasnya.

Sementara Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut muncul keinginan dari masyarakat agar Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersatu di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Sekitar 66,9 persen responden menyatakan setuju jika Jokowi berpasangan dengan Prabowo. “Ada keinginan di masyarakat untuk menggabungkan Jokowi dan Prabowo di 2019. Mayoritas setuju,” kata Direktur Utama SMRC Djayadi Hanan.

Dari survei itu juga terlihat, sebanyak 67 persen responden setuju Prabowo menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi. Sementara hanya 28,4 persen yang setuju jika Prabowo menduduki posisi calon presiden dan Jokowi sebagai calon wakil presiden.

(sumber: merdeka.com)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...