Lihat Polisi, AHM Kok Ketakutan? Ternyata Warga Sei Rampah Ini…

Tersangka AHM bersama bersama barang bukti diamankan Mapolsek Firdaus. (medansatu.com/one)

MEDANSATU.COM, Sergai – Lihat polisi datang, AHM alias Keling (55), warga Dusun III, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai (Sergai), langsung ketakutan dan tersungkur ke aspal, Rabu (21/2/2018). Rupanya…

Awalnya petugas menguntit AHM yang sedang mengendarai polisi. AHM yang tak tahu dikuntit, masih tenang-tenang saja. Begitu melihat ke belakang, ternyata ada banyak polisi yang mengikutinya. AHM pun langsung tancap gas. Sial, upaya kabur yang dilakukannya gagal total.

Petugas lalu memegang kerah bajunya, namun AHM berusaha mengelak sehingga tersungkur di aspal. Niatnya untuk kabur langsung hilang, saat sejumlah polisi langsung mengepungnya. Meski sudah terpojok, AHM tak kehilangan akal. Ia lalu membuang bungkusan dari tangannya.

Petugas yang jeli lalu memintanya untuk memungut bungkusan tersebut. Saat dibuka, ternyata isinya 1 paket sabu ukuran sedang dan puluhan plastik klip kosong, pipet serta kaca pirex.

Bersama barang bukti sabu dan sepeda motornya, Honda Beat tanpa plat nomor polisi, AHM digiring polisi dari lokasi penangkapan di Jalan Umum Sei Rampah menuju Mapolsek Firdaus.

Saat diperiksa di Polsek Firdaus, AHM mengaku sudah setahun menjual sabu, juga mengkonsumsinya. Barang hram tersebut ia peroleh dari rekannya di Medan, lalu dijual kembali ke Sei Rampah. “Barangnya aku dapat dari Medan, kawanku banyak di Medan, hampir setahun juga aku jual sabu dan baru ini tertangkap polisi,” akunya.

Kapolsek Firdaus AKP Enda Iwan kepada medansatu.com mengatakan, AHM telah lama menjadi target polisi. Selama ini petugas kesulitan menangkapnya. Saat digerebek, ia selalu tak ada di rumah. Bahkan dalam penggeledahan, petugas tak pernah menemukan barang bukti.

“Kasusnya masih dalam pengembangan, tersangka sudah lama kita TO (target operasi) dan kini berhasil diringkus,” terangnya. (one)

Loading...
loading...
Loading...