Driver Go-jek Disabet Rantai Saat Nongkrong Dekat Harbour Bay

Johan menunjukkan luka di tangan dan kepalanya. (foto: batamnews/medansatu)

MEDANSATU.COM, Batam – Seorang driver ojek online, Go-jek, Johan Prayitno, jadi korban penganiayaan saat melintas di sebelah SPBU Harbour Bay, Jodoh, Batam, Rabu (14/3/2018).

Saat itu Johan tengah nongkrong. Tiba-tiba dipukul dengan menggunakan rantai sepeda motor. Diduga pelaku kesal setelah didatangi Johan. Pelaku melakukan pengancaman kepada Johan agar tidak duduk di kawasan para tukang ojek pangkalan.

Johan menceritakan, pelaku memukul di bagian wajah dan membuat pelipisnya terluka serta tangan kirinya memar.

“Pelaku marah marah karena saya duduk di bawah pohon samping pencucian mobil Harbour Bay, Batu Ampar, dan langsung mengeluarkan rantai menghajar muka pelipis kanan dan tangan saya,” ujar Johan saat melapor di Unit Reskim Polsek Batu Ampar.

Disebutkan Johan, pelaku juga sempat mengeluarkan senjata tajam dari jok kendaraan, sehingga ia langsung lari minta tolong. “Usai menghajar muka saya pakai rantai pelaku juga mengeluarkan senjata tajam dari jok,” lanjut Johan kepada batamnews.co.id (grup medansatu.com).

Hingga berita ini diunggah, beberapa rekan korban masih ramai di Polsek Batu Ampar untuk mendampingi membuat laporan polisi. (jim)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...