Dukungan Terhadap Putra Batak, Akademisi: Sihar Preferensi Pilkada Sumut…

Sihar Sitorus saat menghadiri acara buka puasa bersama warga dan Raja-raja Luat Sidimpuan-Tapsel. (foto: bcl comm)

MEDANSATU.COM, Medan – Dukungan para Raja Luat di Padang Sidimpuan dan Tapanuli Selatan (Tapsel) terhadap Sihar Sitorus menunjukkan keinginan yang kuat bahwa putra asli daerah yang sepatutnya menjadi katrol penggerak dalam perubahan Sumatera Utara.

Hal tersebut dikatakan Dosen Sosiologi Universitas Negeri Medan (UNIMED) Muhammad Iqbal. Pernyataan Iqbal ini melihat dukungan para Raja Luat Padang Sidimpuan dan Tapanuli Selatan mendukung dan memenangkan putra asli Sumut ini di Pilkada Serentak 2018 Sumatera Utara 27 Juni 2018 mendatang.

Pernyataan dan dukungan ini tertuju pada Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara, Sihar Sitorus, yang notabene merupakan putra asli Sumut berdarah Batak.

“Pernyataan klaim terhadap Sihar Sitorus sebagai satu-satunya putra Batak dalam Pilkada Sumut memang benar adanya. Selain itu, dukungan yang diberikan Raja-raja Luat itu sebenarnya ingin menegaskan dan mengokohkan identitas Batak kepada pemilih, yang berasal dari Batak juga,” ungkap Iqbal, Kamis (31/5/2018) di Medan.

Dirinya menilai, meski Sumut merupakan daerah dengan tingkat pluralisme yang tinggi, status sebagai putra asli daerah akan turut menjadi penentu bagi masyarakat menentukan hak suaranya. Tak ayal, hal ini jelas menjadi keuntungan bagi pasangan calon (Paslon) nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

“Meskipun Sumut ini secara memiliki etnis beragam. Ada Jawa, Batak, Melayu, Mandailing, Karo, dan sebagainya. Namun, basis-basis kantong potensial pemilih, khususnya Batak, dianggap akan mewakili dalam preferensi dalam Pilkada Sumut nanti,” yakinnya dalam keterangan tertulis yang diterima medansatu.com.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...