Pamit ke ATM, Gadis Cantik Ini Ditemukan Tewas Membusuk di Gudang Kosong…

Loading...
Rina semasa hidup. (foto: Facebook via suara)

MEDANSATU.COM, Jakarta – Gadis cantik ini, RC alias Rina (21), ditemukan tewas di gudang kosong. Padahal sebelumnya ia pamitan akan mengambil uang ke ATM.

Warga di sekitar gudang kosong Jalan Meruya Ilir, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar) pun langsung heboh. Anehnya, mayat korban ditemukan setelah ada pemberitahuan melalui SMS yang dikirim mantan pacarnya ke ponsel sang adik.

Kanit Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Rulian Sauri menjelaskan, Rina ditemukan oleh keluarganya. Rina ditemukan tewas setelah kabarnya tak diketahui beberapa hari.

Ada luka lebam membiru di tubuhnya. Mayatnya sudah mulai membengkak dan berbau tak sedap. Polisi langsung membawa jasad korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan visum et repertum (VER).

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus Rina yang meninggal secara tragis. Keluarga sempat tak menyangka mendengar kabar Rina telah tewas. Rina tewas usai pamit pergi ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM) salah satu bank swasta di dekat rumahnya di Kepa Duri Asam Raya, RT 6, RW 8, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakbar pada Sabtu malam (30/6/2018).

Kabar Rina tewas pertama kali didapat dari bekas pacar korban bernama Aris. Setelah mendapat kabar tersebut, Amir, adik korban bersama dua anggota keluarga bergegas menuju lokasi korban tewas.

Saat ini, kepolisian Polres Metro Jakarta Barat sedang memeriksa pemilik gudang tempat ditemukannya mayat Rina Casrina. “Yang punya gudang lagi (diperiksa) di Polsek (Kembangan),” kata Rulian, Senin (2/6/2018).

Lokasi gudang tersebut dalam keadaan masih digunakan karena masih dalam tahap pembangunan. Dari hasil penyelidikan sementara, bangunan itu rencananya dibangun untuk usaha kontrakan. Sejauh ini polisi belum bisa menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan tersebut.

Baca juga
Super Ngeri, Begini Cara Tersangka Habisi Nyawa Wanita Cantik dalam Kardus...

(sumber: merdeka/suara)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...