Ketua Umum BPP-PKN Temui Menteri Pertahanan, Ini yang Dibicarakan…

Ketua Umum BPP-PKN Mayjen (Purn) Drs Christian Zebua MM saat bertemu Menhan Ryamizard Ryacudu. (medansatu.com/istimewa)

MEDANSATU.COM, Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu, setuju bahwa untuk menjaga kedaulatan dan keamanan NKRI terutama di wilayah barat, yakni wilayah Kepulauan Nias, memerlukan penguatan keamanan, baik lewat program Bela Negara maupun pengadaan Korem.

Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat menerima tim dari Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN) dipimpin langsung oleh Ketua Umum Mayjen (Purn) Drs Christian Zebua MM di Kantor Kemenhan RI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut Christian Zebua, menyampaikan pentingnya pemerintah pusat memperhatikan Kepulauan Nias sebagai etalase terdepan wilayah barat NKRI.

Kepada Menhan, Christian menyampaikan bahwa Kepulauan Nias dengan 132 pulau yang berada di wilayah 3T sangat rawan sekali disusupi oleh berbagai bentuk ancaman dari luar maupun dari dalam yang bisa merongrong ketahanan NKRI.

“Dari 132 pulau, baru 30 pulau yang sudah dihuni. Wilayah ini rawan sekali disusupi oleh ideologi-ideologi yang bisa mengancam keamanan dan ketahanan NKRI,” kata mantan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Papua, itu dalam keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Kamis (5/7/2018).

Dalam kesempatan itu, ia juga membeberkan bahwa perjuangan Nias menjadi provinsi telah memenuhi syarat hanya saat ini sedang terhambat penundaan oleh kebijakan pemerintah pusat.

(medansatu.com/istimewa)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...