Ribuan Ikan Mati, Sungai Padang di Tebing Tinggi Kembali Tercemar, Petugas Lakukan Ini…

Loading...
Kadis Lingkungan Hidup Kota Tebing Tinggi Idham Khalid bersama Camat Rambutan Muhammad Hasbie Assidiggi serta pihak Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi melihat kondisi. (medansatu.com/iyan)

MEDANSATU.COM, Tebing – Pencemaran Sungai Padang yang membelah Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut), kembali terulang, Kamis petang (5/7/2018). Air sungai tiba-tiba keruh, menghitam dan sedikit kemerahan. Ribuan ikan dari berbagai jenis kemudian mengapung dan mati.

Peristiwa yang sama pernah terjadi dua bulan lalu. Diduga hal ini akibat ada pabrik yang membuang limbah sembarangan di bagian hulu, persisnya di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Kasus yang pertama hingga saat ini belum jelas pengusutannya.

Sama seperti yang pertama, kali ini warga juga panen ikan di sungai tersebut. Mereka beramai-ramai menangkap ikan mas, patin, paitan dan ikan sungai lainnya yang mengapung di air.

Air sungai mendadak keruh akibat limbah. (medansatu.com/iyan)

Setelah mendapat laporan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebing Tinggi, Idham Khalid, bersama Camat Rambutan Muhammad Hasbie Assidiggi serta pihak Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi langsung turun ke lokasi untuk mengambil sampel air sungai dan sampel ikan yang mati.

Idham Khalid mengaku langsung mengabarkan kejadian kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Sumut. Tapi menurutnya belum ada respon. Ia juga mengaku kesal dengan kejadian ini, karena laporan sebelumnya juga belum mendapatkan tindakan.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...