Oalah Mri…Mri… Bagus-bagus Jadi Tukang Becak, Kok Malah Sok Keren, Ditangkaplah…

Loading...
Tersangka Amri diapit Iptu J Nainggolan didampingi Iptu W Silitonga. (medansatu.com/iyan)

MEDANSATU.COM, Tebing Tinggi – Oalah Mri…Mri… Bagus-bagus jadi tukang becak, kok malah sok keren pakai ‘begituan’, ya ditangkap polisilah.

Inilah nasib tukang becak bermotor (betor), AH alias Amri (30), warga warga Dusun I, Desa Korajim, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut).

Akibat perbuatannya, ia ditangkap petugas Polres Tebing Tinggi dan kini mendekam di tahanan. Tukang becak ini pun terancam dipenjara untuk waktu yang lama.

Ia ditangkap saat melintas di Jalan Tengku Hasyim, Kompleks Perumahan Sinar Harapan. Dari tangannya, petugas Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi mengamankan paket berisi serbuk putih kristal diduga narkotika jenis sabu seberat 0,6 gram.

Pjs Kasubbag Humas Iptu J Nainggolan didampingi Kanit Satres Narkoba Iptu W Silitonga, Selasa (10/7/2018) membenarkan, penangkapan Amri. Penangkapan Amri setelah polisi mendapat informasi yang bersangkutan kerap mengantongi narkoba.

“Pelaku telah kita tahan dan dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Bila mana pemberkasannya telah selesai akan segera kita kirimkan ke pihak kejaksaan,” tegas Iptu J Nainggolan.

Sementara Amri saat ditanyai mengaku telah tiga tahun menjadi penguna sabu. Barang haram tersebut dibelinya dari KDR, warga Kampung Lalang, Kota Tebing Tinggi seharga Rp 50 ribu.

“Aku ketemu dengan Kodir di Terminal Bandar Kajum, dan sudah dua kali aku beli sabu dari dia,” aku ayah dua orang anak ini. (medansatu.com/iyan)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...