Gigolo Bunuh Waria di Medan: Tersangka Langsung Nafsu Saat Lihat Korban Pakai Wig dan Bra, Kondomnya…

Loading...
Tersangka D terpaksa didudukan di kursi roda karena kedua kakinya ditembak. (medansatu.com/angga)

MEDANSATU.COM, Medan – Ada cerita yang bikin ‘cenat-cenut’ di balik pembunuhan waria oleh gigolo di Kamar 316 Hotel 61, Jalan Iskandar Muda, Medan. Libido seks tersangka langsung ‘ON’ saat melihat korban mengenakan wig (rambut palsu) dan bra…

Tim Pegasus Polrestabes Medan berhasil menangkap D, tersangka pembunuhan waria Budianto alias Ardila Putri (31). Tersangka ditangkap di tempat kerjanya, salah satu minimarket di Jalan Bunga Tanjung.

Saat ditangkap, D melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Karena tembakan peringatan tak diindahkannya, petugas terpaksa menembak kedua kakinya hingga roboh. Kini, Rabu (11/7/2018), D masih dalam proses pemeriksaan di Mapolrestabes Medan.

Dalam konferensi pers, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, tersangka telah mengakui perbuatannya. Tersangka mengaku sakit hati karena ingkar janji menjadikannya sebagai gigolo sejumlah wanita dengan bayaran Rp 10 juta.

“Bahwa si pelaku ini akan dikenalkan oleh wanita-wanita yang kebetulan pelaku ini mau berperan sebagai gigolo, akan dikenalkan dengan wanita-wanita, jadi korban ini sebagai perantaranya. Namun sebelum menjadi perantara si korban ini mencoba untuk mengecek, mencari tahu, sampai sejauh mana kemampuan dia dalam melakukan praktik-praktik seksual yang menyimpang,” terangnya.

“Dia (korban) foto-foto pelaku, termasuk poto-poto bugil di situ, terus dia (korban) menjanjikan bahwa akan dipertemukan dengan seorang perempuan yang memberikan imbalan sebesar Rp 10 juta,” tambahnya.

Saat penyidik melakukan pemeriksaan pendalaman, terungkap juga pengakuan D yang mengatakan, korban akan mempertemukan tersangka dengan wanita yang membutuhkan gigolo. Namun ada syaratnya, tersangka harus melakukan hubungan intim dengan korban.

Tersangka mengaku libido seksnya ‘naik’ saat korban mengenakan wig dan bra. Sehingga saat ditemukan, mayat korban masih mengenakan wig dan bra tersebut dengan tangan dan kaki terikat serta mulut disumpal lakban.

Baca juga
Ratusan Pesepakbola Sumut Akan Berlatih di Belgia...

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti tali nilon dan lakban yang digunakan tersangka untuk membunuh korban, 1 unit sepeda motor, sehelai kain, dan kondom bekas pakai. (medansatu.com/angga)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...