Selamatkan Warisan Tak Benda, Lingkar Nalar Boemi Poetera Perkenalkan Ujaran Kebaikan…

(medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Medan – Upaya penyelamatan warisan tak benda, berupa pantun dan ujaran kebaikan, tengah dijalankan Lingkar Nalar Boemi Poetera lewat proyek penelitian di Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan, Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Penelitian yang diperkirakan selesai dalam tempo satu bulan ini sudah berjalan dua pekan. “Hasil penelitian ini nantinya akan kita persembahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, dengan harapan dapat diimplementasikan di sekolah-sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah,” ujar Alexander Chriss Ginting Munthe SPd, Rabu (11/7/2018).

(medansatu.com/ist)

Alexander merupakan mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Medan (Unimed). Ia adalah salah satu peneliti yang diterjunkan Lingkar Nalar Boemi Poetera. Selain dia, peneliti lainnya adalah Eri Vadiki SPd, mahasiswa pascasarjana Unimed; Meirna Yuswastika Rosa, mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Prancis Unimed; Martumbur Raja Klinton Hutasoit, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Quality; dan Edika Fadel Purba, mahasiswa STOK Bina Guna.

“Kami selaku tim peneliti disupervisi oleh Bang Tengku Zainuddin dan Bang Kurnia Karta Hari SH. Mereka terus memantau perkembangan dari penelitian ini,” tambah Obom-panggilan akrab Alexander.

Penelitian ini, lanjut dia, diarahkan untuk menemukan pola yang tepat dalam memanfaatkan waktu luang anak-anak sebelum mereka memulai jam pembelajaran di sekolah. Dan, dalam proyek di Desa Teluk Meku pihaknya menjadikan rumah baca yang didirikan Lingkar Nalar Boemi Poetera sebagai sarana penunjang.

(medansatu.com/ist)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...