Viral, Video Oknum TNI Pukul Wanita Operator SPBU, Ini Penjelasan Kodam I/BB

Loading...
Kapendam I/BB, Letkol Roy Sinaga, memberikan keterangan terkait kasus Kopda DSE yang memukul opetaror SPBU. (medansatu.com/angga)

MEDANSATU.COM, Medan – Oknum TNI AD yang terekam memukul wanita operator SPBU di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut, Kopda DSE, sudah diamankan Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan (Pomdam I/BB). LIHAT VIDEONYA DI BAWAH…

Oknum yang bertugas di Tapanuli Selatan (Tapsel) itu diamankan setelah video pemukulan tersebut viral di media sosial (medsos). Saat ini Kopda DSE masih menjalani pemeriksaan terkait insiden tersebut.

Penyidik Pomdam juga telah meminta keterangan wanita yang jadi korban pemukulan Kopda DSE dan sejumlah saksi lainnya. Sebelumnya video ini membuat heboh publik, karena Kopda DSE dan istrinya mengamuk karena tak dilayani saat mengisi BBM di jalur mobil.

Operator SPBU yang memintanya untuk mengisi BBM di jalur sepeda motor, malah dimarahi. Bahkan operator SPBU tersebut sempat dikejar dan dipukul. Warga dan pemilik mobil yang ada di lokasi kemudian melerai kejadian tersebut.

“Terkait masalah yang terjadi di SPBU Tanjung Morawa, kami meyakinkan (terduga pelaku) benar anggota Kodam I/BB yang berdinas di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel),” terang Kapendam I/BB, Letkol Roy Sinaga, kepada wartawan, Sabtu (25/8/2018).

“Anggota tersebut kini dalam pemeriksaan Polisian Militer di Medan, kemudian yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya. Setelah itu ramai video beredar, di mana anggota melakukan tindakan yang tidak patut terhadap pegawai SPBU dan itu memang di akuinya,” tambahnya.

“Tetapi pelaku juga mengatakan ada miskomunikasi pada saat yang bersangkutan memundurkan sepeda motornya, sehingga terjadi keributan dengan pegawai SPBU yang kebetulan seorang wanita dan setelah dicek ternyata pegawai tersebut merupakan keluarga purnawirawan TNI Angkatan Darat,” terangnya.

Letkol Roy Sinaga mengatakan, atas kejadian ini pihaknya meminta maaf kepada masyarakat, dan akan terus mengingatkan kepada seluruh personel untuk menjaga sikap dan perilaku agar kejadian tersebut tak terjadi lagi. (medansatu.com/angga)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...