Duh! Ditelanjangi, Diseret ke Gubuk, SPG Cantik ‘Digilir’ 6 Pemuda Hingga…

Loading...
(ilustrasi/ist)

MEDANSATU.COM, Riau – Duh! seorang SPG (sales promotion girls) cantik dibawa ke pinggir sungai, ditelanjangi, diseret ke gubuk. Ia tak berdaya dipaksa melayani nafsu bejat 6 pemuda.

Nasib tragis ini dialami SPG salah satu showroom sepeda motor di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, berinisial DF (20). Saat ini, Kamis (13/9/2018), kasusnya telah ditangani Polres Rohul, satu dari 6 pemerkosanya telah ditangkap.

“Setelah mendapat laporan korban, satu dari 6 pelaku pemerkosaan inisial IR sudah berhasil ditangkap petugas,” kata Kapolres Rohul, AKBP M Hasyim Risahondua.

Pemerkosaan SPG cantik ini berawal saat korban diajak ikut acara bakar-bakar ayam dan ikan oleh salah seorang pelaku, yang merupakan temannya berinisial IR. Ia dijemput dari rumah kakaknya dengan sepeda motor. IR mengatakan, ada acara bakar-bakar ayam dan ikan di rumah temannya.

Tapi ternyata, korban dibawa ke gubuk yang ada di pinggir sungai, tepatnya di Desa Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Rohul. Sebelum sampai ke tujuan, DF diajak mengisi BBM sepeda motor di SPBU, kemudian keliling-keliling di sekitaran Kantor Pemda.

Tak lama kemudian, IR membawa korban ke gubuk yang ada di pinggir sungai. Di sana tak ada acara bakar ayam dan ikan seperti yang dijanjikan. Seperti telah direncanakan, 5 pria teman IR telah menunggu di tempat itu.

Begitu turun dari sepeda motor, gadis itu langsung dibekap dan langsung ditelanjangi para pelaku. Tubuh polos korban kemudian diseret ke dalam gubuk. Meski melawan dan meronta, namun korban kalah tenaga. Ia pun tak berdaya saat diperkosa bergiliran oleh 6 pelaku.

Usai digilir 6 pemuda bejat itu, korban diantar pulang ke rumah kakaknya oleh salah satu pelaku. Korban didampingi keluarganya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Rohul.

Baca juga
Suami Histeris Temukan Istri Tewas Tanpa Celana di Belakang Rumah...

Petugas bergerak cepat dan menangkap salah seorang pelaku, IR, di rumahnya di Desa Tangun. Saat diperiksa polisi, pemuda itu mengakui perbuatannya. Ia mengaku memperkosa korban bersama 5 temannya yang kini masih dalam pengejaran.

“IR mengaku melakukan pemerkosaan tersebut bersama 5 temannya, yaitu AP, MA , IL, EG, dan BM,” terang AKPB Hasyim. (medansatu.com/batamnews.co.id)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...