Kumpulkan Parpol, KPU Tebing Tinggi Gelar Bimtek Laporan Dana Kampanye

Abdul Khair (tengah) didampingi Divisi Hukum Bukhori dan Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM Zulkifli M Hasan dalam Bimtek. (medansatu.com/iyan)

MEDANSATU.COM, Tebing Tinggi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tebing Tinggi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Pelaporan Dana Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 bagi Partai Politik (Parpol).

Acara digelar di RM Bahagia, Jalan Yos Sudarso, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (13/9/2018). Turut dihadir dalam acara tersebut Ketua KPU Kota Tebing Tinggi Abdul Khoir, Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM Zulkifli M Hasan, Divisi Program dan Data Ridwan Napitupulu, dan Devisi Hukum Bukhori.

Kemudian, Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi Huriadi Panggabean, Harirayani, Halda Qamlani Pane dan PPK se-Kota Tebing Tinggi. Abdul Khoir mengatakan, setiap pemilihan baik Pilkada maupun Pemilu harus ada laporan dana kampanye yang merupakan berpengaruh penting terhadap Parpol.

Di mana parpol yang terlambat melaporkan dana kampanye dapat digugurkan pada Pemilu. “Jika terlambat, Parpol dapat dikenai sanksi berupa pembatalan keikutsertaannya sebagai peserta Pemilu tahun 2019,” ungkapnya.

Pembatalan keikutsertaan parpol dalam keterlambatan laporan dana kampanye akan berpengaruh terhadap calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota bukan untuk calon Presiden dan Wakil Presiden. Untuk itu, Abdul Khair meminta parpol dapat menyampaikan laporan dana kampanye sesuai waktu yang telah ditentukan.

Sementara itu, Divisi Hukum KPU Tebing Tinggi Bukhori mengatakan apabila Parpol ada menerima sumbangan dalam bentuk apapun itu, maka wajib melaporkan ke KPU Kota Tebingtinggi dan nantinya akan dikembalikan ke Kas Negara.

Operator Parpol dalam mengoperasikan aplikasi laporan dana kampanye untuk tidak mengganti password karena dampaknya akan mengulang dari awal. (medansatu.com/iyan)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...