Duh! Dijual di Facebook, Gadis-gadis Ini Cuma Dapat Bagian Dikit

Loading...
Ilustrasi (foto: masterberita.com)

MEDANSATU.COM, Jakarta – Gadis-gadis di bawah umur dijual 3 mucikari di Facebook, tarifnya Rp 1,5 juta untuk short time (ST). Duh, bocah-bocah itu hanya dapat bagian sedikit.

Praktik prostitusi online gadis-gadis di bawah umur tersebut berhasil diungkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Tiga pria mucikarinya berhasil ditangkap, masing-masing berinisial TK, AN dan LK.

“Ketiga-tiganya ini berprofesi sebagai muncikari dengan media online di mana yang perempuan yang diperjualbelikan masih di bawah umur,” kata Kasat Reksrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi, Kamis (13/9/2018).

Dia mengatakan, para muncikari menetapkan tarif Rp 1,5 juta dengan rincian Rp 1 juta untuk muncikari dan Rp 500.000 untuk gadis-gadis itu. “Para korban diiklankan di Facebook,” tambahnya.

Jika ada pria hidung belang yang memesan dan harga disepakati, korban diantar ke hotel tempat ‘eksekusi’. Biasanya pelanggannya mem-booking hotel di kawasan Jakarta Utara.

“Yang menentukan hotel itu pelanggannya, Jadi baru nanti sisanya dibayar setelah melakukan hubungan,” ujar AKP Faruk.

Menurutnya, gadis-gadis yang ditawarkan itu kenal dengan tiga mucikari itu. Makanya mereka mengaku tidak terpaksa atau merasa dimanfaatkan. “Rata-rata korban anak di bawah umur ini rata-rata ini anak-anak putus sekolah, jadi motifnya murni kebutuhan ekonomi,” terangnya.

Para pelaku dijerat Pasal 2 Ayat (1) UU No. 21 Tahun 2007, Pasal 45 jo Pasal 27 Ayat (1) UU No. 11 Tahun 2018. “Ancaman hukumannya 15 tahun dan denda maksimal Rp 600 juta,” tandasnya. (medansatu.com/kompas.com)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...