Terungkap di Persidangan, Fakta-fakta Terbaru Tewasnya Haringga Sirla…

Loading...
Haringga Sirla (kiri). Para pelaku (kanan). (foto: tribunjabar)

MEDANSATU.COM, Jabar – Sejumlah fakta baru terungkap dalam persidangan kasus penganiayaan yang menewaskan Haringga Sirla, suporter Persija Jakarta di Satdion GBLA, Bandung.

Fakta-fakta itu terungkap dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), Melur Kimaharandika, di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (16/10/2018).

Di antaranya, Haringga dikeroyok hingga tewas karena saat disweeping memiliki kartu anggota suporter Persija, The Jackmania. Ia dipukuli hingga batang otaknya putus. Menurut hasil visum, putusnya batang otak Haringga yang menyebabkannya meregang nyawa.

Dalam dakwaan disebutkan, ada saksi yang melihat sejumlah suporter Persib Bandung yang memeriksa HP dan dompet korban. Dari aksi sweeping inilah penganiayaan Haringga bermula pada 23 September 2018 lalu.

Kemudian ada teriakan, “Ada anggota The Jackmania!”. Tak lama kemudian disejumlah orang memukuli Haringga menggunakan kayu, helm, bahkan batu.

Akibat pengeroyokan itu, Haringga Sirla mengalami luka parah yang menyebabkannya meninggal dunia. Dari hasil visum yang dibacakan JPU, Haringga Sirla mengalami luka pada kepala, lecet pada anggota gerak atas.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...