Grup Gay Bandung Diungkap Polisi, Anggotanya 4.000 Orang

Loading...
IS dan pacar prianya, IH, saat diamankan polisi. (foto: republika.co.id)

MEDANSATU.COM, Jabar – Grup Facebook Gay Bandung Indonesia (GBI) diungkap petugas Ditreskrimsus Polda Jabar. Grup penyuka sesama pria tersebut beranggotakan 4.093 orang.

Wadir Reskrimsus Polda Jabar AKBP Hari Brata mengatakan, grup tersebut dikelola oleh dua orang tersangka, yakni IS dan IH, dan telah beroperasi sejak tahun 2015.

AKBP Hari mengatakan, grup GBI ini berperan sebagai perantara bagi kaum gay yang membutuhkan teman untuk berkencan. Ia mengungkapkan, anggota grup ini berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat (Jabar).

“Selain memfasilitasi sesama anggota gay, grup medsos ini juga berisikan percakapan sesama anggota yang isinya berupa konten yang melanggar norma kesusilaan. Misalnya menawarkan jasa pijat plus laki-laki,” ujarnya kepada para wartawan seperti dilansir republika.co.id, Jumat (19/10/2018).

Kasus ini, kata Hari, terungkap setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat tentang keberadaan grup GBI di Facebook. Jajaran Direskrimsus kemudian melakukan patroli siber pada Kamis (18/10/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Polisi kemudian menangkap IS yang bertindak sebagai admin grup GBI di rumah kosannya di Jalan Jatimulya, Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. “Saat ditangkap di kamar kosannya, IS sedang bersama pasangan prianya IH,” ujar Hari.

Saat digeledah polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain 3 unit HP, 5 buah simcard, 25 buah alat kontrasepsi, dan dua buah KTP.
Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 UU ITE dengan ancaman pidana enam tahun penjara atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (*/medansatu.com)

 

(sumber: republika.co.id)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...