Toko Tani Indonesia Akan Hadir di Setiap Kelurahan di Medan

Loading...
Qamarul Fatah saat menghadiri pembukaan Toko Tani. (medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Medan – Meski Pemko Medan telah melaksanakan pembangunan kota di berbagai aspek, baik ekonomi, sosial budaya maupun aspek fisik. Namun tetap saja masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat seperti kenaikan harga pangan, penurunan pasokan serta akses masyarakat terhadap pangan itu sendiri.

“Menyikapi itu terbentuklah Toko Tani Indonesia dengan latar belakang adanya fluktuasi harga beras akibat kurangnya pasokan, panjangnya rantai distribusi yang berakibat tingginya harga beras di tingkat konsumen,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Medan, Ir Qamarul Fatah MSi dalam acara Pembinaan Toko Tani Indonesia (TTI) di Balai Kota Medan, Rabu (7/11/2018).

Dengan terbentuknya Toko Tani Indonesia ini, jelas Qamarul, memberi beberapa manfaat bagi masyarakat Kota Medan seperti lebih mudah mengakses beras, harga beras menjadi lebih murah dibandingkan beras lain, beras tidak mengandung pengawet dan pemutih serta beras yang tidak dioplos.

“Untuk itu saya berharap kepada stakeholder terkait, terutama Perum Bulog, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Perikanan agar dapat bekerja sama dengan baik agar ketersediaan pangan dan pasokan pangan di Kota Medan dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kota Medan,” kata Qamarul.

Qamarul mengungkapkan, stok beras untuk Kota Medan aman hingga 3 bulan ke depan. Dikatakannya, saat ini ada 1.200 ton beras tersedia di Perum Bulog untuk memenuhi kebutuhan warga. “Jadi dengan stok yang ada, insya Allah kebutuhan beras masyarakat aman hingga 3 bulan ke depan,” tegasnya. (medansatu.com/herdi)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...