Janda Ditangkap Satpol PP, Ngaku Dibayar Rp 20 Ribu & ‘Gituan’ di Pos Satpam…

Loading...
Ilustrasi. (dok/medansatu.com/one)

MEDANSATU.COM, Kalsel – Sejumlah janda berhasil diciduk petugas Satpol PP Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Para janda itu diamankan karena menjual diri di berbagai tempat.

Informasi yang dihimpun, Senin (26/11/2018), razia penyakit masyarakat (pekat) ini digelar Satpol PP karena warga resah dengan aktivitas prostitusi yang dilakukan para janda tersebut.

Di antara janda yang diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP berinisial IM. Ia diciduk di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Saat diperiksa petugas, wanita 44 tahun mengakui terus terang menjual diri karena faktor ekonomi.

Ia bahkan menyebutkan berapa tarifnya, hingga di mana tempat ia melayani pria hidung belang pelanggannya. “Berapa tarif saya? Murah meriah. Dibayar Rp 20 ribu pun mau. Saya juga pernah diajak ‘main’ di pos satpam. Enggak harus menginap ke losmen,” kata IM.

IM mengaku tidak setiap malam mangkal di jalan. Terkadang dia merasa letih. Jika sedang letih melayani pria hidung belang, dia hanya keluar untuk mencari makan dan nongkrong di warung. “Kalau sedang koler (malas), satu malam paling banyak dapat Rp 40 ribu. Kalau sedang rajin bisa dapat Rp 100 ribu,” ujar IM.

Selain menangkap IM, petugas juga menciduk janda berinisial SA di Jalan RE Mrtadinata. SA mengaku baru keluar dari rumahnya di Jalan Pekapuran untuk bertemu pria yang sudah membuat janji dengan dirinya.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...