Pernyataan Egianus Kogoya, Gembong Pemberontak Pasca Pembantaian Pekerja Proyek Trans Papua

Loading...
Anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya. (foto: Facebook)

MEDANSATU.COM, Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pimpinan Egianus Kogoya masih diburu pasukan gabungan TNI-Polri.

Mereka bertanggung jawab terhadap pembantaian 19 pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di jalan Trans Papua di Nduga. Mereka juga menyerang Pos TNI di Mbua yang menyebabkan Serda Handoko gugur.

Gerombolan bersenjata ini juga menyerang helikopter TNI yang mengevakuasi jenazah korban kebrutalan kelompok separatis tersebut. Hingga kemudian memicu baku tembak di Puncak Kabo.

KKB pimpinan Egianus Kogoya pun menyatakan bertanggung jawab terhadap semua penyerangan tersebut. Egianus Kogoya menyampaikan hal itu melalui akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Dia mengatakan, penyerangan yang dilakukan terhadap para pekerja PT Istaka Karya di Kali Aworak, Kali Yigi dan Pos TNI Distrik Mbua dilakukan anak buahnya yang dipimpin melalui komandan operasinya, Pemne Kogoya.

“Ya benar Operasi di Kali Aworak, Kali Yigi Pos TNI Distrik Mbua kami yang lakukan dan kami siap bertanggung jawab penyerangan ini,” ujar Pemne Kogeya seperti dilihat medansatu.com dari postingan akun Facebook TPNB, Kamis (6/12/2018).

Loading...
loading...
Loading...
Loading...