Suami Dibunuh, Istri Dibawa Kabur, Pria Pebinor Roboh Ditembak, Ini Tampang Pelakunya…

Loading...
Tersangka Mahyarudin Siregar dan Susilawati saat jumpa pers di Polres Asahan. (medansatu.com/angga)

MEDANSATU.COM, Asahan – Setelah kabur 4 hari, akhirnya pria perebut istri orang (pebinor) yang membantai Rudi Selamat (45) di depan dua putri kandungnya, NV (19) dan FY (3), berhasil ditembak petugas Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Pelaku Mahyarudin Siregar (35) terpaksa ditembak polisi karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Informasi yang dihimpun medansatu.com, Minggu (9/12/2018), Mahyarudin yang telah 2 tahun melarikan istri Rudi Selamat ditangkap di Riau pada Jumat (7/12/2018).

Istri korban Rudi Selamat, Susilawati (40), juga ditangkap karena membantu selingkuhannya, Mahyarudin Siregar, saat menghabisi nyawa suaminya. Ia juga ikut kabur bersama pria selingkuhannya itu hingga kemudian ditangkap di Riau.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Jatanras, Ipda Khomaini mengatakan, Mahyarudin Siregar dan Susilawati ditangkap di rumah kerabat Susilawati di Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

“Saat didapat informasi keberadaan tersangka Mahyarudin dan istri korban di daerah Kabupaten Rohan Hulu, Riau, kemudian tim langsung melakukan pengejaran,” ungkapnya.

Awalnya polisi menangkap Susilawati di rumah kerabatnya. Mahyarudin Siregar yang mengetahui kedatangan polisi, kemudian bersumbunyi di kebun sawit. “Tersangka mengejar tersangka ke areal perkebunan sawit serta berhasil menangkapnya saat bersembunyi di pinggir sungai,” tambahnya.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...