Dijanjikan Masuk Surga, Solihin Gorok Leher Putrinya Hingga Tewas Saat Istri Shalat, Ini 5 Faktanya…

Loading...
Solihin diborgol polisi. (foto: sripoku.com)

MEDANSATU.COM, Sumsel – Kasus ayak kandung gorok leher putrinya yang masih balita hingga tewas, masih terus didalami polisi. Pelakunya, Solihin (40), memberikan alasan tak masuk akal, saat ditanta mengapa ia tega membunuh anaknya, NF, yang masih berusi 3 tahun tersebut.

Solihin mengaku mendapat bisikan gaib untuk mencabut nyawa putrinya. Pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Solihin saat ini mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Untuk sementara, polisi menduga Solihin mengalami masalah kejiwaan. Berikut 5 fakta lengkap di balik kasus Solihin di Musi Banyuasin:

1. Kronologi Solihin menghabisi nyawa putri kandungnya

Solihin (40) pelaku pembunuhan anak kandung ketika diamankan di Polsek Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (10/12/2018). Di hari nahas itu, NF sedang tertidur lelap di kamarnya. Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, NF terbangun karena melihat Solihin masuk ke kamar dengan membawa parang.

NF pun berteriak keras memanggil neneknya, Siti Aminah yang saat itu sedang memasak di dapur. Sementara Juningsih, ibu korban, sedang shalat tahajud. Mendengar teriakan sang cucu, Siti Aminah dan Juningisih segera menghampiri kamar NF.

Aminah dan Juningsih terkejut saat Solihin berdiri di kamar NF dengan parang di tangan. Sementara, tubuh NF sudah terkapar penuh luka. Juningsih dan Aminah pun segera merebut parang dari tangan Solihin.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...