Lirikan Mata Berujung Maut, Dedi Tewas Dibunuh Tetangga, Saat Sekarat Titipkan Anak…

Loading...
Tersangka AG (pakai baju tahanan) saat memperagakan penikaman yang menewaskan tetangganya. (foto: metrosiantar)

MEDANSATU.COM, Siantar – Hanya karena lirikan mata, pria ini membunuh tetangganya. Maut pun terjadi. Sebelum tewas bersimbah darah, korban sempat menitipkan anak-anakny. Duh!

Polres Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut), menggelar rekonstruksi pembunuhan tukang rujak oleh tetangganya di Jalan Vihara Gang Bunga, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematang Siantar, Rabu (19/12/2018).

Rekonstruksi tersebut diperankan langsung oleh tersangka AG alias Gafur. Sementara korban Dedi Wahyono diperanhkan petugas. Rekonstruksi sempat diwarnai makian warga terhadap tersangka, namun akhirnya berhasil ditenangkan petugas.

“Ini demi penegakan hukum. Siapa pun jangan ada mengolok-olok siapa, agar rekonstruksi ini berjalan dengan lancar. Ini untuk penyidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar, AKP TP Butar-butar, melalui pengeras suara.

Pantauan wartawan, ada 17 adegan yang diperagakan tersangka. Mulai dari kedatangan korban yang mengendarai sepeda motor, hingga pelarian tersangka setelah membunuh korban. Adegan demi adegan diperagakan dengan lancar, yang melibatkan delapan orang saksi.

Dari rekonstruksi itu diketahui motif duel maut antara tersangka dan korban yang merupakan pedagang rujak. Semua berawal saat korban yang sedang makan di depan rumah, dilirik oleh korban yang baru pulang ke rumahnya. “Layas kali mata abang,” kata tersangka kepada korban saat itu.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...