3 Jenderal TNI Jadi Sahabat Mantan Musuhnya Saat Perang, Ini Ceritanya…

Loading...
Prabowo saat operasi di Timtim. (foto: merdeka.com)

MEDANSATU.COM, Jakarta – Tiga jenderal TNI ini punya cerita menarik. Dahulu, di medan perang mereka saling memburu dan berusaha membunuh, saling menghabisi. Namun setelah konflik usai bertahun-tahun kemudian, mereka malah jadi sahabat. Berikut kisahnya:

1. AM Hendropriyono dan Bong Kee Chok

AM Hendropriyono dan Bong Kee Chok setelah 38 tahun usai konflik. (foto: merdeka.com)

Bong Kee Chok alias Yusuf Said menjadi target utama pasukan gabungan Indonesia-Malaysia. Ribuan prajurit kedua negara memburunya di hutan Kalimantan.

Bong Kee Chok dilatih tentara Indonesia saat konfrontasi dengan Malaysia. Dia mendirikan Pasukan Gerilya Serawak (PGRS) untuk memerangi Inggris bersama tentara Indonesia.

Kemudian kebijakan Orde Baru, berbalik memusuhi PGRS karena dicap komunis. Untuk membela diri, Bong Kee Chok memerangi gurunya sendiri, tentara Indonesia. Untuk bisa menangkap Bong Kee Chok, Indonesia dan Malaysia sampai mengerahkan satuan elitenya.

Salah satu elite itu adalah AM Hendropriyono dari tim pasukan elite baret merah TNI AD. Saat itu Hendro adalah perwira pertama. Baru pada November 1973, akhirnya Bong Kee Chok mau keluar hutan dan menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah Malaysia.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...