Pemkab Asahan Segel Puluhan Tower Seluler Karena Ini…

Loading...
Kepala Bapenda Asahan, Mahendra. (medansatu.com/deddy)

MEDANSATU.COM, Asahan – Puluhan tower jaringan seluler, Base Transceiver Station (BTS) disegel Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Lho!?

Ternyata penyegelan dilakukan karena infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara piranti komunikasi dan jaringan operator tersebut menunggak pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Tower-tower ini belum bayar PBB kepada Pemkab Asahan, makanya tower tersebut kita segel dengan cara menggembok dan menempelkan stiker yang bertuliskan pemberitahuan bahwa bangunan belum melunasi PBB,” ungkap Kepala Badan Bapenda Asahan, Mahendra, kepada medansatu.com, Kamis (3/1/2018).

Mahendra menjelaskan, pihaknya sebelumnya telah memberitahukan kepada pemilik tower tersebut tunggakan PBB tersebut. “Apabila gembok segel tersebut ingin dibuka, maka pihak pemilik tower tersebut harus menghubungi pihak Bapenda Asahan,” terangnya.

Potensi PBB dari BTS tersebut bernilai ratusan juta rupiah, lanjutnya, namun tidak dapat dikutip karena kurang koperatifnya para pemilik tower tersebut.

“Karena permasalahan tersebut, target PBB kita menjadi tidak tercapai 100 %. Berdasarkan data, tunggakan PBB pemilik tower mulai dari 2-4 tahun,” ujar Mahendra. (medansatu.com/deddy)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...