“Daripada Aku yang Kau Matikan, Lebih Baik Kau Kumatikan!”, Siswa SMA Itu Tewas Mengenaskan…

Loading...
Jasad korban di rumah duka. (foto: metrosiantar)

MEDANSATU.COM, Simalungun – Siswa SMA itu roboh bersimbah darah setelah perutnya dua kali ditusuk pisau di areal parkir warung tuak. Peristiwa berdarah ini terjadi di Huta Buntu Sialtong, Nagori Saribu Asih, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

Suasana duka menggelayut saat jenazah siswa Kelas XII SMA Negeri (SMAN) 1 Tanah Jawa, Anggiat Hutapea (17), dimakamkan, Kamis (3/1/2018). Ratusan warga dan kerabat mengantarkan sulung dari tiga bersaudara ini ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Orang tua korban, pasangan suami istri, A Hutapea dan P Boru Sinaga, tak menyangka. Sosok yang ramah dan suka membantu itu harus pergi secepat itu. Apalagi korban tewas dengan tragis saat malam pergantian tahun.

Anggiat tewas setelah ditikam KB (27), pria yang tinggal Huta 1 Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan. Penyebabnya sangat sepele. Hanya gara-gara menggeser sepeda motor di areal parkir warung tuak.

Awalnya KB hendak memarkirkan sepeda motornya. Tiba-tiba korban mendatangi KB dengan berteriak agar KB menggeser sepeda motornya, karena sepeda motor korban tidak bisa keluar. Namun permintaan untuk mengeser sepeda motor tidak dituruti pelaku, dan malah meminta korban untuk menggeser sepeda motornya ke arah depan.

“Kumatikan nanti kau!,” teriak korban. Mendengar teriakan bernada ancaman itu, pelaku bergegas pulang ke rumahnya yang berjarak 2 Km untuk mengambil pisau dan kemudian kembali ke warung tuak untuk mencari korban.

Setengah jam kemudian, pelaku bertemu korban kembali, dan langsung mengatakan “Daripada aku yang kau matikan, lebih baik kau kumatikan!” sambil menikam perut korban sebanyak dua kali. Setelah menikam korban, pelaku meninggalkan korban menuju ke kampungnya.

Personel Polsekta Tanah Jawa dipimpin Kanit Res Iptu J Sitinjak, setelah mendapat kabar langsung mengejar pelaku dan berhasil mengamankan di Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan.

Baca juga
Ingat Jessica 'Kopi Sianida' yang Bunuh Mirna? Ini Perkembangan PK-nya...

Pelaku dibawa ke Polsekta Tanah Jawa untuk proses pemeriksaan. Kapolsekta Tanah Jawa Kompol H Panggabean SH mengatakan, pihaknya mengamankan pelaku serta barang bukti satu potong celana warna hijau berlumuran darah, baju warna kuning berlumuran darah serta sepasang sepatu. (*/medansatu.com/msc)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...