Tekong dan ABK Lompat ke Laut, 47 TKI Ilegal Ditinggalkan di Kapal, Ini yang Terjadi Selanjutnya…

Loading...
Para TKI ilegal yang diamankan dari perairan Tanjung Balai, beberapa waktu lalu. (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Kepri – Tekong dan ABK nekat melompat ke laut meninggalkan 47 TKI ilegal di atas kapal. Selanjutnya…

Petugas Polairud Polda Kepulauan Riau (Kepri) menyelamatkan 47 TKI ilegal yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Mereka diselamatkan di Selat Riau, perbatasan dengan Batam, Kepri.

Penyelamatan 47 TKI yang terombang-ambing di tengah laut tersebut disampaikan Direktur Polairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta, dalam jumpa pers, Selasa (15/1/2019).

Dia mengatakan, para TKI ilegal tersebut diselamatkan petugas patroli KP Baladewa 8002. Awalnya para TKI ini akan diselundupkan pada pukul 02.30 WIB, namun keburu kepergok patroli Polairud.

Kombes Benyamin mengatakan, penggagalan tersebut berawal informasi mengenai adanya usaha penyelundupan para TKI ilegal yang diterima pihaknya.

“Anggota melakukan pengejaran dan pemeriksaan. Ditemukan 47 orang TKI, 2 perempuan dan 45 laki-laki yang akan diberangkatkan ke Malaysia tanpa dokumen yang sah beserta 1 unit speed boat berwarna abu-abu bermesin tempel yamaha 4 x 200 Pk, 1 unit tanpa blok dan propeller yang digunakan untuk mengantar TKI tersebut,” ujarnya.

Sayangnya, tekong dan Anak Buah Kapal (ABK) speedboat tersebut melarikan diri dengan cara melompat ke laut.

Sementara Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga menuturkan, polisi mengancam pelaku penyelundupan TKI ini dengan pasal 81, pasal 69, pasal 86 huruf c, pasal 72 huruf c, Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. (*/medansatu.com/jim/batamnews.co.id)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...