Ditangkap Berantai, 2 Ditembak, 17 Kg Sabu Disita, 170.612 orang Diselamatkan Polda Sumut…

Loading...
Kombes Pol Hendri Marpaung mewawancarai satu tersangka. (medansatu.com/angga/mira)

MEDANSATU.COM, Medan – Pengedar narkoba memiliki jaringan yang rapi, nyaris tak terendus dan berantai dari satu pelaku di suatu daerah dan pelaku lainnya di daerah terpisah.

Mata rantai inilah yang berhasil ditelusuri dan diputus petugas Ditres Narkoba Polda Sumut. Berawal dari Kabupaten Langkat hingga ke Kota Pematang Siantar, sebanyak 17,06 Kg sabu dan 10 tersangka berhasil ditangkap.

Dari jumlah tersangka tersebut, beberapa di antaranya terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan. “Pengungkapan ini dilakukan pada bulan ini hingga tanggal 20 Januari,” kata Direktur Ditres Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung, dalam jumpa pers di Mapolda Sumut, Selasa (22/1/2019).

Dengan tertangkapnya barang bukti sebanyak ini, lanjutnya, anak bangsa yang berhasil diselamatkan dari bahaya narkoba sebanyak 170.612 orang, dengan asumsi 1 gram sabu digunakan 10 orang.

Tampang 10 tersangka bandit narkoba. (medansatu.com/angga/mira)

Kombes Hendri kemudian merinci proses penangkapan yang dimulai dari Jalinsum Medan-Banda Aceh, tepatnya di Tanjung Pura, Kabupaten Langkat pada 12 Januari 2019. Penangkapan dilakukan Unit III Subdit I Ditresnarkoba terhadap tersangka MR alias R.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...