Ngeri, Bayi Dipangku Lalu Digorok Ibunya Hingga Tewas, Penyebabnya..

Loading...
Pelaku H ditanyai petugas Polres Lombok Timur. (foto: detik.com)

MEDANSATU.COM, NTB – Ngeri, bayi 13 bulan dipangku ibunya, lalu digorok hingga tewas mengerikan. Bayi malang itu tewas dibunuh ibu kandungnya.

Pembunuhan sadis ini terjadi di Dusun Tunjang Utara, Desa Paokmotong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu pagi (23/1/2019).

Motif pelaku, H (36), yang menggorok anaknya, Muhammad Ridwan Maulana, masih dalam penyelidikan polisi. “Kejadiannya tadi pagi sekira pukul 04.00 Wita,” kata Kasatreskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi, saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/1/2019).

AKP Yogi menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan diketahui cara pelaku membunuh anak kandungnya. Korban dibunuh ibunya dengan cara dipangku, lalu digorok pada bagian leher menggunakan parang.

Usai menghabisi nyawa anak kandungnya, wanita itu pergi ke rumah kakaknya, Johariah, yang tinggal bersebelahan. Kepada sang kakak, pelaku mengatakan telah membunuh anaknya.

Terperanjat, Johariah langsung menuju rumah pelaku dan menemukan korban tewas bersimbah darah di lantai kamar. Apakah pelaku mengidap gangguan kejiwaan? AKP Yogi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih kami dalami dari keterangan keluarga. Belum ada bukti seperti kartu kuning untuk berobat. Belum berani kami simpulkan. Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Unit PPA Polres Lombok Timur,” tandasnya. (*/medansatu.com)

 

(sumber: detik.com)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...