Janda Diajak Pesta Sabu, Diperkosa, Dibunuh, Mayatnya Diperkosa Lagi, Ditelanjangi Lalu Dibakar…

Loading...
Empat pelaku, 2 masih di bawah umur, (inset) korban semasa hidup. (foto: facebook/detik/olahan)

MEDANSATU.COM, Sumsel – Fakta mengerikan di balik pembunuhan dan pembakaran janda muda, Inah Antimurti (20), berhasil diungkap polisi. Fakta tersebut terungkap dari pemeriksaan 4 dari 5 pelaku yang berhasil ditangkap.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, memimpin langsung jumpa pers pengungkapan kasus pembunuhan Inah yang mayatnya ditemukan hangus terbakar di atas kasur di semak-semak Desa Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir, Rabu (23/1/2019).

Ternyata korban dibunuh usai diajak pesta sabu dan diperkosa. Mayat korban ditelanjangi, lalu diperkosa lagi. Dalam kondisi telanjang mayat korban janda 1 anak itu dimasukkan ke dalam karung lalu dibuang ke TKP untuk menghilangkan jejak.

Irjen Zulkarnain mengungkapkan, pembunuhan dilakukan di rumah kontrakan pelaku utama, AS, di Desa Talang Taling, Gelumbang, Muara Enim pada Sabtu malam (19/1/2019). AS yang kini diburon melakukan perkosaan sekaligus pembunuhan terhadap korban.

Jasad korban ditemukan gosong (kiri), korban semasa hidup. (foto: sumateranews/facebook)

“Dari keterangan empat tersangka (2 pelaku masih di bawah umur), pelaku utamanya adalah AS, dia masih kita kejar,” ungkap Irjen Zulkarnain.

Saat AS memperkosa, dua tersangka lain yakni Fer (30) dan Feb (16), memegangi tangan dan kaki korban. Sementara tersangka AM (22) dan DP (16) menunggu di luar. “Nah karena korban berontak, AS memukul kepala korban dengan kayu balok, pingsan lalu meninggal dunia,” ujarnya.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...