Mengharukan, Sepatu Baru dari Kapolres Taput untuk Siska Boru Simamora…

Loading...
Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPsi, saat memberikan bantuan kepada atlet muda kurang mampu di Mapolres Taput. (bisnur sitompul/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Taput – Prestasi siswi Kelas II SMP ini, Siska Boru Simamora (13), bikin Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Horas M Silaen MPSi, terharu. Ini yang terjadi selanjutnya…

Siska Boru Simamora berasal dari keluarga miskin, namun memiliki segudang prestasi yang mengharumkan Kabupaten Taput. Dengan segala keterbatasannya, Siska mampu membuktikan diri sebagai yang terbaik. Inilah yang membuat AKBP Horas memberinya penghargaaan dan bantuan.

Bocah hitam manis asal SMPN Kecamatan Pagaran, Taput, Sumatera Utara (Sumut), ini menjuarai berbagai lomba maraton meski ia tak memakai sepatu. Orang tuanya tak mampu membelikannya sepatu olahraga, meski demikian ia tetap tampil sebagai juara.

Meski tanpa alas kaki alias ‘kaki ayam’, Siska Boru Simamora berhasil menjuarai berbagai perlombaan maraton di Taput. Di antaranya, juara III lomba lari 1.500 meter pada Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten Taput.

Kemudian, Juara III lomba lari 800 meter memeriahkan HUT RI di Siborongborong, Juara III kategori Pelajar Umum lomba lari 5 K pada Hari Jadi kabupaten Tapteng, Juara Vl Youth International Coperenca HKBP 13 K Siborongborong-Sipinsur, juara lX 10 K Lapangan Merdeka Medan, juara III Taput Sport Tourism Post 18 K Colour Run Muara-Hutaginjang.

AKBP Horas pada kesempatan itu mengungkapkan rasa haru dan bangga kepada Siska Simamora karena pada saat lomba lari 18 Kilometer Muara-Hutaginjang, dia tanpa alas kaki, namun berkat kegigihannya, dia berhasil meraih juara III.

“Saya berharap agar Siska Boru Simamora jangan patah semangat, giat berlatih dan lebih berprestasi lagi agar bisa mengharumkan nama Kabupaten Taput dan bahkan Negara kita Indonesia,” kata AKBP Horas dalam keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Jumat (25/1/2019).

Kepada Kapolres, Siska Simamora menceritakan kalau ia tidak mempunyai sepatu khusus untuk lomba lari karena orang tuanya kurang mampu dan berprofesi sebagai petani, sehingga tidak bisa membeli sepatu untuk dirinya.

Baca juga
Polres Taput Tetapkan 2 Tersangka Kasus Jual Beli Lahan Hutan Siatas Barita

Siska Simamora juga mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Taput memberikan perhatian yang serius dalam membina dan memfasilitasi para atlet cabang lari yang ada di Taput. (medansatu.com/bisnur sitompul)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...