2 VIDEO: Meski Dipenjara, A Cun Punya Pabrik Narkoba, Wow! Bahan Bakunya…

Loading...
Petugas BNN saat menggerebek pabrik ekstasi di Jalan Pukat VII, Medan. (medansatu.com/angga)

MEDANSATU.COM, Medan – Petugas BNN dipimpin Deputi Bidang Pemberantasan, Irjen Arman Depari, menggerebek pabrik narkoba di Jalan Pukat VII, Gang Murni, Medan. Lihat 2 videonya!…

Pabrik narkoba ini dikendalikan narapidana (napi) Lapas Tanjung Gusta Medan, A Cun. Pabrik ini mencetak narkoba jenis ekstasi yang diedarkan di sejumlah tempat hiburan malam di Medan. Bahan bakunya diimpor dari luar negeri.

Dalam penggerebekan yang dilakukan tadi malam, Kamis (24/1/2019), petugas menangkap 3 orang tersangka anak buah A Cun. Masing-masing bernama Gunawan yang bertugas sebagai operator pabrik; lalu Irsan dan Robert yang bertugas sebagai kurir dan perantara.

“Pabrik ini narkoba rumahan ini dikendalikan A Cun yang saat ini mendekam di Lapas Tanjung Gusta Medan,” terang Irjen Arman Depari, Jumat (25/1/2019). INI 2 VIDEONYA:

Irjen Arman mengatakan, tersangka Gunawan merupakan buronan (DPO: Daftar Pencarian Orang) BNN. Saat rumah kontrakan yang dijadikan pabrik ekstasi digerebek, ia sempat berkilah. Namun ia tak berkutik saat petugas menemukan mesin, bahan baku dan ekstasi siap edar saat digeledah.

“Mereka ini masih mencetak dan membuat ekstasi dalam skala rumahan. Kita menemukan salah satu mesin cetak esktasi dan cukup banyak bahannya, setelah kami lihat sepintas, bahan-bahan itu mereka impor,” tambah Irjen Arman.

Sebelumnya pabrik ekstasi tersebut pernah digerebek oleh BNN pada tahun 2018 lalu. “Modus operandi mereka setelah tahun 2018 digerebek, mereka tidak lagi secara terus-menerus (produksi), namun hanya sesuai pesanan,” tandasnya. (medansatu.com/angga)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...