VIRAL: 2 Bulan Amiruddin Jalan Kaki dari Medan-Banyuwangi, Kebohongan Terungkap Setelah Terima Rp 74 Juta

Loading...
Amiruddin saat ditanyai seorang relawan. (foto: kompas.com)

MEDANSATU.COM, Jatim – Warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) bernama Amiruddin ini mendadak viral. Ia berjalan kaki selama 2 bulan dari Medan ke Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), untuk mencari ibunya. Namun kebohongan terungkap setelah ia menerima sumbangan Rp 74 juta.

Kebohongan pria 43 tahun warga Dusun III Kampung Mandailing, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, itu membuat warganet kesal. Pasalnya, sang ibu masih berada di kampungnya, Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai.

Setelah sampai di Banyuwangi, Amiruddin akhirnya mengaku ia tak memiliki ibu kandung bernama Nurasiyah yang tinggal di Banyuwangi, Jatim. Ia mengaku berjalan kaki dari Medan ke Banyuwangi hanya untuk menepati nazarnya. Selama perjalanannya, banyak relawan yang membantu berupa makanan hingga uang tunai.

Dari para relawan, Amiruddin mengaku menerima sejumlah bantuan uang tunai sebesar Rp 74 juta. Amiruddin pun meminta maaf kepada para relawan karena telah mengarang cerita tentang ibu kandungnya di Banyuwangi. Berikut ini fakta lengkap Amiruddin yang bikin geger seperti dilansir kompas.com, Senin (28/1/2019):

1. Pengakuan Amiruddin kepada para relawan

Permintaan maaf tersebut disampaikan lelaki kelahiran Kampung Mandailing, 11 November 1975, di Balai Desa Ketapang, Sabtu malam (26/1/2019).

Loading...
loading...
Loading...
Loading...