KKB Kembali Menyerang, Praka Nazarudin Gugur Kena Tembak, Pekan Lalu Pratu Makamu…

Loading...
KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya. (foto: istimewa/facebook)

MEDANSATU.COM, Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, kembali membuat ulah. Mereka menyerang anggota TNI yang sedang bertugas. Akibat insiden ini, Praka Nazarudin, anggota Yonif 751 Raider, gugur kena tembakan.

Saat kejadian, Praka Nazarudin sedang bertugas mengamankan lapangan terbang di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua. Gugurnya Praka Nazarudin dibenarkan Kapendam XVII Cenderawasih, Kol Inf Muhamad Aidi.

Kolonel Aidi mengaku masih menunggu informasi mengenai kronologis kejadian, dan penyebab pasti gugurnya Praka Nazaruddin. “Kita masih coba mendapatkan informasi dari sana. Karena sinyal sulit. kita coba dapatkan inforasi dari telepon satelit,” terangnya, Senin (28/1/2019).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Praka Nazarudin meninggal dunia saat bertugas mengamankan lapangan terbang Mapenduma, Papua. Diduga, saat itu terjadi kontak senjata antara KKB dengan personel TNI yang tengah bertugas mengamankan lokasi tersebut. “Informasinya seperti itu. Tapi kita terus pantau perkembangannya,” kata dia.

Sebelumnya, kontak senjata antara aparat TNI dengan kelompok pemberontak di Puncak Jaya terjadi pada 18 Januari. Peristiwa itu terjadi di kawasan Longsran Baganbaga, Distrik Yambi.

Kolonel Inf Muhamad Aidi mengatakan, kontak senjata itu terjadi saat anggota sedang mendistribusikan logistik. Tiba-tiba pasukan TNI mendapat serangan kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen hingga mencederai Pratu Makamu.

Pratu Makamu terkena tembakan di bagian paha kiri, namun karena terlambat evakuasi menyebabkan yang bersangkutan meninggal. “Korban, Pratu Makamu terlambat mendapat pertolongan dan dievakuasi akibat cuaca buruk,” ungkapnya.

Sebelumnya KKB di Nduga yang dipimpin Egianus Kogoya membantai 19 pekerja PT Istaka Karya yang sedang mengerjakan jembatan di proyek jalan Trans Papua. Mereka juga menyerang pos TNI hingga mengakibatkan 2 personel gugur. (*/medansatu.com)

 

(sumber: liputan6.com)

Loading...
loading...
Loading...