3 Bandar, 52 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi Diterbangkan Polisi ke Jakarta, Ini Kronologinya…

Loading...
Petugas menghitung barang bukti narkoba milik 3 tersangka. (medansatu.com/habibi)

MEDANSATU.COM, Labuhanbatu – Tim gabungan Mabes Polri, Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu berhasil menggulung bandar narkoba internasional di Sungai Parapat, Dusun IV Sei Kubung, Desa Sei Penggantungan, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut).

Informasi yang dihimpun medansatu.com, Rabu (30/1/2019), dalam pengungkapan kasus besar narkoba tersebut, polisi berhasil menangkap 3 orang tersangka dengan barang bukti 52 Kg sabu dan 15 ribu butir pil ekstasi.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang mengatakan, dalam penangkapan tersebut Tim Satgas Narcotic Investigation Centre (NIC) Bareskrim Mabes Polri dibantu Ditres Narkoba dan Ditpolair Polda Sumut serta Satpolair Polres Labuhanbatu.

Dia mengatakan, penangkapan dilakukan pada Selasa (29/1/2019) sekira pukul 07.30 WIB. Ketiga tersangka masing-masing bernama Sopian (40), Putra (35) dan Gempar (27). Ketiganya diketahui berprofesi sebagai nelayan dan tercatat sebagai warga Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Sumut.

AKBP Frido Situmorang kemudian membeberkan kronologi penangkapan. Dia mengatakan, awalnya pada Minggu (27/1/2019) sekira pukul 16.00 WIB, petugas Ditres Narkoba Poldasu bersama personil Dit Pol Air Poldasu berhasil mengamankan Sopian (40), di Tanjung Balai, Asahan.

Selanjutnya, dari hasil pengembangan dilakukan petugas terhadap Sopian, pada hari Senin (28/1/2019), sekira pukul 24.00 WIB, petugas dari Tim Dit Res Narkoba Polda Sumut berhasil mengamankan Putra dan Gempar dari dalam bus Chandra yang sedang melintas dalam perjalanan dari Pekan Ajamu, Kecamatan Panai Hulu, Labuhanbatu menuju Kota Medan.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...